Untuk Pertanyaan anda silahkan kirim ke 087771726396

Sabtu, 06 Agustus 2011

Bagaimana Cara Browser Anda Mendeteksi Default Browser?

Jika pada WINDOWS Anda ter-install lebih dari satu browser, Anda mungkin sering mendapat pesan dari salah satunya bahwa browser tersebut bukan default browser. Berikut ini pesan yang ditampilkan oleh Mozilla Firefox jika Firefox bukan browser default Anda:
Firefox is not currently set as your default browser. Would you like to make it your default browser?
Pesan yang ditampilkan Mozilla Firefox
Internet Explorer juga menampilkan pesan yang serupa jika IE bukan browser default Anda:
Internet Explorer is not currently your default browser. Would you like to make it your default browser?
Pesan yang ditampilkan Internet Explorer
Demikian halnya dengan browser Opera:
Opera is not set as the default web browser on your computer. Would you like to use Opera as your default application for viewing Web page?
Pesan yang ditampilkan Opera
Begitu pula browser-browser lain, semuanya selalu memiliki fitur untuk mendeteksi apakah dirinya default browser atau bukan dan memberikan pilihan untuk menjadikan browser itu sendiri sebagai browser default Anda.
Jika Anda merasa terganggu, pengguna IE dan Mozilla Firefox bisa mencegah browser Anda melakukan pemeriksaan default browser dengan menghilangkan centang pada “Always perform this check..” . Sedangkan untuk pengguna browser Opera, beri centang pada “Do not show this dialog again”.
Pernah penasaran nggak sich bagaimana browser Anda bisa mendeteksi apakah dirinya default browser atau bukan? Artikel ini akan menjelaskan kepada Anda bagaimana browser Anda bisa melakukannya :)

Kenapa harus menjadi default browser?

Kenapa sich kok mereka selalu dilengkapi fitur untuk melakukan pemeriksaan default browser? Apa keuntungannya menjadi default browser?
  1. Ketika Anda memilih suatu browser sebagai default browser Anda, file-file web akan diasosiasikan dengan browser tersebut.
  2. Saat Anda mengakses suatu URL dari aplikasi external, maka url tersebut akan diakses menggunakan default browser Anda. Coba Anda akses Run (Start -> Run), ketik: http://www.spyrozone.net lalu tekan [Enter]. Url tersebut akan dibuka menggunakan suatu browser. Browser yang otomatis terbuka itulah default browser Anda.
  3. Developer mana sich yang nggak pengen aplikasinya selalu dipakai :D –> opini pribadi.. hehehe.. ^_^v

Registry Windows XP

Kok larinya ke Registry? Iya, sebenarnya awalnya saya cuma iseng-iseng ajah menjelajahi registry dengan keyword path browser saya (sebagai informasi, pada bagian ini saya menggunakan Sistem Operasi Windows XP) :D Dan ternyata saya terdampar pada lokasi berikut:
HKEY_CLASSES_ROOT\http\shell\open\command
Lokasi diatas merupakan pengaturan default aplikasi untuk protokol HTTP. Dari lokasi tersebut, saya mengetahui bahwa ternyata pengaturan untuk protokol lain juga ada di sub HKEY_CLASSES_ROOT\.
Protokol HTTPS
HKEY_CLASSES_ROOT\https\shell\open\command
Protokol FTP
HKEY_CLASSES_ROOT\ftp\shell\open\command
Pada masing-masing lokasi tersebut terdapat sebuah string value dengan nama Default yang berisi suatu string yang merupakan path dari browser default Anda. Karena default browser saya adalah Mozilla Firefox, maka nilai Default tersebut berisi string menuju lokasi Mozila Firefox sebagaimana terlihat pada gambar berikut ini:
Lokasi untuk protokol HTTP
Lokasi untuk protokol HTTP
Silahkan Anda cari protokol lain di HKEY_CLASSES_ROOT\ :)
Ada hal menarik tentang HKEY_CLASSES_ROOT\. Ketika Anda melakukan penulisan registry pada subkey HKEY_CLASSES_ROOT\, nilai yang Anda tuliskan tadi akan ditulis pada HKEY_CURRENT_USER\Software\Classes jika key registrynya terdapat pada HKEY_CURRENT_USER\Software\Classes. Namun jika key registrynya tidak terdapat pada lokasi tersebut, penulisan akan dilakukan pada HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Classes, dengan catatan, user yang melakukan penulisan memiliki level Administrator karena user biasa (Limited Account) tidak dapat melakukan penulisan pada HKEY_LOCAL_MACHINE.
Browser-browser lama seringkali mengabaikan prosedur yang benar dalam melakukan penulisan registry agar dia menjadi browser default. Banyak browser lama yang langsung melakukan penulisan pada HKEY_CLASSES_ROOT\. Hal ini menimbulkan masalah jika user yang melakukan pengaturan default browser setingkat Administrator, sementara di komputer tersebut banyak user lain yang bukan Administrator.
Jika penulisan dilakukan langsung melalui HKEY_CLASSES_ROOT\ oleh pengguna browser yang accountnya setingkat Administrator, penulisan tersebut akan langsung dituliskan juga pada HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Classes karena key pada HKEY_CURRENT_USER\Software\Classes tidak ditemukan. Hal ini berdampak default browser untuk seluruh user dalam komputer tersebut ikut berubah mengikuti setting Administrator. User biasa yang menggunakan browser berbeda dengan Administrator akan gagal menjadikan browsernya sebagai default browser. Hal ini bisa jadi cukup mengganggu bagi sebagian orang.
Seharusnya, browser melakukan pemeriksaan pada HKEY_CURRENT_USER\, terlebih dahulu bukan langsung melakukan penulisan pada HKEY_CLASSES_ROOT\ untuk mencegah WINDOWS melakukan penulisan pada HKEY_LOCAL_MACHINE\ secara langsung. Hal ini akan mencegah berubahnya setting default browser pada user lain dalam komputer tersebut karena perubahan yang terjadi pada HKEY_CURRENT_USER\ hanya akan berdampak pada user tersebut saja, sementara perubahan pada HKEY_LOCAL_MACHINE\ akan berdampak pada seluruh user dalam komputer tersebut. Browser-browser baru saat ini telah menggunakan prosedur ini.

Registry Windows VISTA

Lagi-lagi didorong rasa penasaran ^^ Saya menyalakan laptop saya yang memiliki sistem operasi Windows Vista dengan maksud melakukan pemeriksaan pada Registry untuk mengetahui apakah metode pengaturan default browsernya sama dengan Windows XP.
Hmm.. ternyata Windows Vista memiliki cara yang berbeda dalam menangani aplikasi default untuk setiap protokol. Windows Vista menerapkan cara berbeda untuk memastikan masing-masing user memiliki pengaturan sendiri-sendiri dan mencegah berubahnya pengaturan user lain saat suatu user melakukan perubahan pengaturan suatu aplikasi. Berikut adalah lokasi pengaturan untuk penanganan masing-masing protokol:
Protokol HTTP
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Shell\Associations\UrlAssociations\http\UserChoice
Progid=”NAMA PROGID”
Protokol HTTPS
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Shell\Associations\UrlAssociations\https\UserChoice
Progid=”NAMA PROGID”
Protokol FTP
HKEY_CURRENT_USER\Software\Microsoft\Windows\Shell\Associations\UrlAssociations\ftp\UserChoice
Progid=”NAMA PROGID”
Nilai Progid berisi nilai id program dari aplikasi (browser) yang digunakan untuk menangani protokol tersebut. Berikut tabel nama Program ID 3 major browser untuk masing-masing protokol:
Browser Progid
Browser Progid
Anda dapat menemukan isi lengkap  Progid browser tersebut melalui lokasi registry berikut ini:
KEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\{Nama Progid}
Misalnya saja Mozilla Firefox, Anda dapat melihat detailnya melalui lokasi berikut:
HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\FirefoxURL
Berikut ini salah satu contoh isi selengkapnya dari Mozilla Firefox. Terlihat didalamnya terdapat banyak string value, termasuk lokasi instalasi Mozilla Firefox itu sendiri:
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\FirefoxURL]
@=”Firefox URL”
“FriendlyTypeName”=”Firefox URL”
“URL Protocol”=”"
“EditFlags”=dword:00000002
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\FirefoxURL\DefaultIcon]
@=”C:\\Program Files\\Mozilla Firefox\\firefox.exe,1″
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\FirefoxURL\shell\open\command]
@=”\”C:\\Program Files\\Mozilla Firefox\\firefox.exe\” -requestPending -osint -url \”%1\”"
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\FirefoxURL\shell\open\ddeexec]
@=”\”%1\”,,0,0,,,,”
“NoActivateHandler”=”"
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\FirefoxURL\shell\open\ddeexec\Application]
@=”Firefox”
[HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\FirefoxURL\shell\open\ddeexec\Topic]
@=”WWW_OpenURL”
Untuk melihat detail progid browser lain, silahkan Anda telusuri di area yang sama (HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Classes\{Nama Progid}) :)

Penutup

Hehehe.. bukan informasi yang besar sebenarnya ^^ Tapi.. apa salahnya jika kita tau hal-hal kecil seperti ini :) Yach, siapa tau Anda ingin membuat browser sendiri untuk semakin meramaikan persaingan browser saat ini :D
Tapi, hal kecil seperti ini (pemeriksaan default browser) pernah membuat Microsoft dituntut lho :D Sekitar pertengahan 2009 lalu, Sempat ramai diberitakan di berbagai media bahwa Opera dan Mozilla protes kepada Microsoft gara-gara mode instalasi Express Windows 7 RC otomatis menjadikan Internet Explorer sebagi default browser.
Kok sampai segitunya yach si Mozilla dan Opera? Hmm.. Mozilla dan Opera menganggap hal tersebut tidak adil dalam persaingan browser. Pasalnya nich, banyak user yang lebih memilih instalasi mode Express saat melakukan Instalasi Windows 7 RC tersebut. Tapi akhirnya microsoft meredam protes keduanya dengan mengatakan versi Windows tersebut masih berstatus test release :D
Arrgh.. kok penutupnya jadi panjang gini yach :D Ywdah dech, saya akhiri sampai disini. Semoga artikel ini bermanfaat ^^V
Salam hangat ^_*

0 komentar:

Poskan Komentar

Jangan lupa tinggalkan komentar :D

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites